Puisi

No Image

Sepucuk Rintihan Sesal

Karena butir-butir waktu Perlahan terbakar nestapa Terbunuh dan berlalu Ingin kuputar namun dihempas mustahil Basah kornea menatap fana Dibasuh air mata tanda sesal Berdarah angkara dicincang dusta Menyerang nyeri sukma ini Menahan perih sekujur jiwa…


No Image

Polemik Manusia

Bunyi ledakan dimana-mana.. Pecahan gelas bertebaran di jalan.. Darah yang menetes,  mengalir di wajah.. Sekolah di hancurkan, musnah dalam sekejap.. Tempat ibadah hancur menjadi puing-puing.. Teriakan, tangisan, penderitaan dari anak yang belum dinodai dengan dosa…..


No Image

Pamit Pulang Kepada Senja

Apa daya ku? Diri ini tak mampu lagi menahan Hingga terungkap untaian kata demi kata… Hai Tahukah kau? Dirimu indah Seindah senja Bersamamu pun terasa hangat Namun… Hangatmu selalu mengingatkan ku pada kenikmanatan Juga bekas…


No Image

Ungkapan untuk Ibu

Ia bukan bunga, yang saat mekar baru terlihat indah Ia juga bukan senja yang setiap orang tunggu panoramanya Ia hanyalah sesosok wanita yang mempesona parasnya Ini bukan khayalan Bukan juga bualan Hanyalah ungkapan kagum seorang…


No Image

Bongkar

Bongkar! Bongkar semua isi rumah ini.. Tak kunjung ku melihat adanya perdamaian.. Menusuk sukma, menimbulkan luka..   Semua omong kosong, semuanya kebohongan semata.. Emosi tak terkendali.. Layaknya harimau yang berkoar.. Dimanakah kasih? Dimanakah cinta?  …


No Image

Kasih Mengalahkan Roh Jahat

Inikah yang dinamakan roh jahat.. Roh jahat yang menjelma menjadi manusia Memiliki paras yang indah Perilakunya pun tak kalah indah   Siapa sangka.. Roh jahat itu ada nyatanya Dia tidak begitu menonjol Namun akibatnya sangatlah…


No Image

Dari Langit, Ibu Pertiwi

Diketinggian ini, tampak jelas jutaan karakter di bumi pertiwi Kalau hanya membuka mata tidak dengan hati Mungkin tidak akan timbul kesadaran diri Awalnya rohani memaklumi, kemudian jasmani meyakini Bahwa tak ada yang perlu diampuni  …


No Image

Pamit

Rumah akan tetap ramai; Tempat yang teduh, dari deras dan terik penghuni langit Rumah akan selalu ramah; Tempat yang tentram, dari cekam dan pilu Rumah harusnya selalu hangat; Tempat untuk pulang dari semua lelah dan…


No Image

Yang Dibutuhkan

Ibu pertiwi sedih hati Masyarakat menjadi saksi Prihatin dengan sendiri Kala terucap suara aspirasi Emosi menjiwai sukma hati Menginginkan perubahan yang berarti Sang penguasa berkuasa Berkuasa membuat aturan Sang penguasa mencari-cari Mencari-cari persetujuan Memaksa menerima…


No Image

KEADILAN

  Ku termenung disini. Merenung ku di alam yang tak pasti. Tak tau mana yang jantung, mana yang hati. Selalu ku termakan kesedihan disini. Hari demi hari kulalui. Tanpa ada-nya kehadiran-mu disini. Surga atau neraka-kah…


Facebook
Facebook
Instagram