Kurangnya Lapangan Pekerjaan, Meningkatnya TKI

Viaductpress.com -Di berbagai mata negara sosok negeri pujangga satu ini, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan alam dan tempat sumber penghasil terkaya di dunia. Dengan jumlah 265 juta jiwa penduduk tidak sedikit, dan Indonesia menempati peduduk terbanyak di urutan 4 setelah Amerika Serikat (Sumber: ilmupengetahuanumum.com) . Seharusnya kita bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi penduduk Indonesia, agar tidak ada kasus yang terulang mengenai TKI, yang baru-baru ini Indonesia ikut berduka atas yang terjadi kepada Tuty Tursilawati yang menjadi korban eksekusi mati.

Yang menjadi korban kasus seperti ini bukan hanya saja Tuty, tetapi pada tahun 2011-2018 tercatat ada 103 TKI yang dikenai hukuman mati. Dalam hal ini pemerintah tidak ambil diam yakni dengan memberi surat protes terhadap Arab Saudi yang menjatuhkan hukuman mati. Tindakan tersebut membuahkan hasil yang baru bisa diselamatkan 85 WNI, 5 WNI sudah dieksekusi mati, dan 13 WNI masih terancam hukuman mati. Selain itu, sangat disayangkan ketidaktahuan Kementerian Luar Negeri Indonesia terhadap eksekusi tersebut yang ternyata terjadi tidak hanya sekali. Keselamatan tenaga kerja Indonesia diluar pun masih tanggung jawab pemerintah, termasuk segala hal yang terjadi kepada TKI tersebut.

 

Sumber : Google.com

Salah satu faktor meningkatnya  TKI dikarenakan minimnya lapangan pekerjaan di Indonesia sehingga menimbulkan asumsi terhadap masyarakat, bahwa menjadi TKI lebih terjamin perekonomiannya. Seharusnya Indonesia menambah lapangan pekerjaan dan memberi kemudahan bagi warganya yang ingin bekerja, contohnya dengan cara ijazah tidak menjadi tolak ukur penilaian, meringankan persyaratan jam terbang karena banyak pendatang (urbanisasi), dll.

Adanya kemudahan dalam menerima tenaga kerja yang pada akhirnya memberi kesejahteraan masyarakat di Indonesia dan tidak ada lagi kasus WNI yang di eksekusi mati di negara orang. Terjadinya kasus ini semoga membuat Indonesia, bisa lebih baik dalam segi lapangan pekerjaan untuk kedepannya dan berkurangnya jumlah keberangkatan TKI ke negeri orang.

 

[ Penulis : Ida Bagus Ramanda Murti ]

Facebook
Facebook
Instagram