‘Peekay’ Manusia Alien yang Mencari Tuhan

Sumber : Google

Judul Film: Peekay (PK)

Sutradara: Rajkumar Hirani

Durasi      : 2 jam 32 menit 19 detik

Rilis          : 19 Desember 2014

Genre       : Drama, Komedi

Pemain     : Aamir Khan, Anushka Sharma, Sushant Singh, Rajput, Boman

Irani, Saurabh Shukla, Sanjay Dutt

 

 

 

 

ViaductPress.com – Halo kawula muda, dalam artikel ini gue mau kasih tau ke kalian resensi film Bollywood yang Menurut gue wajib ditonton, pokoknya gak akan menyesal deh kalau sudah nonton film ini.

Kabarnya nih guys, film berdurasi sekitar 2 jam ini di sinyalir sebagai Film Terlaris Internasional Pada Tahun 2014.

Film ini menurut gue dapat membuka pikiran kalian kawula muda mengenai agama, karena ulah dari Peekay yang menyentil agama-agama yang di akui di India.

Dalam Film ini Peekay merupakan sesosok manusia alien yang berkunjung ke planet bumi, secara fisik Peekay itu menyerupai manusia, namun tidak mengenakan pakaian melainkan hanya mengenakan kalung yang di gantung di lehernya yang di gunakan sebagai remote untuk memanggil pesawatnya dan Peekay juga dapat berkomunikasi secara telepati.

Sesampainya di bumi kalungnya di curi oleh manusia, ia mengejar pencuri itu namun pencuri itu berhasil melarikan diri dan ia tak sanggup mengejarnya. Akhirnya Peekay mulai mengitari bumi berusaha dan berharap bahwa remote yang hilang itu bisa dia temukan sehingga dia dapat pulang kembali ke planetnya.

Suatu saat ia menumukan ‘mobil bergoyang’ tempat orang melakukan hubungan sex di dalam mobil. Dari mobil itu dia mendapatkan pakaian dan uang, dalam beberapa waktu ia belajar cara memantaskan diri dan beradaptasi dengan menggunakan pakaian yang sesuai dengan lingkungan manusia, dan ia juga belajar cara menggunakan uang. Namun saat itu ia belum bisa berbahasa dan berkomunikasi oleh manusia. Hingga akhirnya suatu hari Peekay mengalami kecelakaan di mana yang menabrak dia adalah seorang saudagar kaya dan semenjak saat itu saudagar itu merawat peekay dan menganggap seperti saudaranya, suatu hari dia diajak oleh saudagar tersebut ketempat prostitusi, namun apa yang dilakukannya di sana, ia hanya memegang tangan PSK selama 6 jam untuk menyerap ilmu pengetahuan dan bahasa yang ada pada diri PSK. Hal hasil ia bisa berbicara dan kembali bertemu dengan saudagar tersebut. Ia menjelaskan tujuannya dan apa yang dicari di bumi kepada saudagar tersebut. Ia menjelaskan bahwa kalungnya telah dicuri, dan saudagar itu menyarankan untuk mencarinya di Delhi.

Setibanya di delhi, dia bertemu dengan Jaggu seorang wanita jurnalis di salah satu stasion televisi. Jaggu tertarik dengan Peekay, karena tingkahnya begitu aneh, Peekay mencari Tuhan melalui selebaran brosur, sehingga orang-orang menyebutnya Peekay yang artinya mabuk dalam bahasa India. Ternyata dalam pencarian kalungnya Peekay selalu bertanya dimana kalungnya kepada manusia sekitar. Namun manusia tidak ada yang tahu, dan kebanyakan mereka menyarankan kenapa tidak kau tanyakan kepada Tuhan. Banyak sekali ia mendengar kata Tuhan setiap ia bertanya kepada manusia. Ia pun memutuskan, untuk mencari Tuhan dan bertanya kepada Tuhan dimana kalungnya. Dalam pencarian Tuhan, Peekay sudah begitu banyak melakukan ritual-ritual keagamaan.

Klimaks dari film ini ketika Peekay mulai beropini tentang agama dan mulai berdiskusi dengan salah seorang pemuka agama di India. Hingga akhirnya karena bantuan Jaggu, Peekay beradu argumentasi dengan pemuka agama itu, dan dalam debat itu makna yang menarik bahwa tuhan itu ada 2, yaitu tuhan yang menciptakan manusia atau tuhan yang di ciptakan manusia alias kembaran tuhan.

Film ini banyak sekali pesan moril yang dapat kawula ambil dan mungkin memang terjadi dalam kehidupan kawula muda, mulai dari perjuangan untuk mendapatkan sesuatu, kekritisan dalam menerima informasi yang di terima, hingga rasa cinta yang mungkin di alami namun tanpa di sadari hanya membuang waktu namun tetap di jalani karena rasa cinta itu cuma ada sekali seumur hidup, rasa percaya akan kasih sayang bukan rasa curiga atau cepat menyimpulkan tanpa mencari klarifikasinya dan masih banyak lagi.

Gue yakin banget nih kawula muda tidak akan menyesal menonton film ini karena bagus banget pesan dan kesan yang di sampaikan dalam film ini baik langsung maupun yang tersirat.

[Penulis : Bill Charlos Sinaga]

Facebook
Facebook
Instagram