Dialog Dua Dunia

Sumber : Google

 

Judul               : Dunia Cecilia

Judul Asli        : Through a Glass, Darkly

Penulis             : Jostein Gaarder

Penerbit           : Penerbit Mizan

Tebal               : 209 halaman

 

 

Siapa yang percaya akan keberadaan surga ataupun neraka? Apakah itu adalah sesuatu yang nyata? Atau hanya kisah pengantar pada anak-anak agar mereka dapat bersikap baik? Buku ini memenangi Noerwegian Bookseller Prize dan kemudian diadaptasi menjadi sebuah film yang juga memenangi Amanda Award, anugerah tertinggi perfilman Norwegia pada tahun 2009. Dalam buku ini, Jostein dengan sederhana menampilkan dialog antara surga dan bumi.

Natal, bagi mereka yang merayakannya, tentu selalu menantikan hingga hari tersebut tiba. Begitu pula dengan Cecilia. Namun, malam Natal kali ini, sungguh menyedihkan bagi dirinya. Ia sakit keras dan mungkin tidak akan pernah sembuh. Ia tak bisa banyak bergerak, yang bisa ia lakukan hanya membayangkan apa yang sedang keluarganya lakukan di lantai bawah dari atas tempat tidur di dalam kamarnya.

Ia sering berpikir, lantai bawah adalah bumi dan ia berada di surga.

Hingga, suatu malam ketika ia terbangun tiba-tiba, ia menemukan sosok berjubah putih panjang dan bertelanjang kaki duduk di pinggiran jendela. Ariel, namanya. Sosok malaikat yang menjadi teman berbincang Cecilia.

Ariel—sang malaikat— dan Cecilia kemudian membuat sebuah perjanjian. Cecilia harus menceritakan bagaimana rasanya menjadi manusia dan Ariel akan memberitahukan seperti apa surga itu.

Dengan membaca Dunia Cecilia, kita akan kembali diajak untuk berpikir dan merenungkan diri bahwa sejatinya manusia tidak menempati dunia ini sendirian. Buku ini dengan sederhana menggambarkan perbedaan antara dunia yang manusia tempati dengan surga yang malaikat tempati. Jostein menuliskan perbedaan tersebut dengan memaparkan beberapa sisi filsafat kehidupan yang dapat dipahami dengan mudah oleh orang awam.

[Penulis : Vebrina Monicha]

Facebook
Facebook
Instagram