Pameran Kamis Sketsa

Sumber: dok pribadi

Jakarta, ViaductPress.com – Kamis Sketsa merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan interaksi secara langsung kepada pengunjung untuk membuat suatu Sketsa. Pameran ini digelar di Galeri Nasional Indonesia di JL. Medan Merdeka Timur No.14 Gambir, Jakarta Pusat, pameran dibuka dari jam 10 pagi hingga jam 6 sore. Pameran ini mengutamakan peran langsung dari pengunjung sehingga dapat terciptanya suatu ide yang kreatif dalam menciptakan karya seni melalui sketsa.

Sumber: Dok. pribadi

Pengunjung yang disodorkan beberapa karya lewat pameran ini tidak hanya untuk mengenal karya siapa dan apa yang dibuat, tapi lebih pada proses bagaimana karya tersebut dibuat oleh diri sendiri dan apa ide kreatif yang timbul dari diri sendiri dalam mengembangkan karya seni sketsa. Program Kamis Sketsa telah berjalan 2 bulan dimulai dari 12 Oktober yang bertetapan dengan Hari Museum Nasional. Setiap hari kamis diadakan Workshop dimulai dari 09.00-15.00 WIB di Galeri Nasional Indonesia.

 

Para pengunjung yang antusias, seniman-seniman datang meramaikan Kamis Sketsa, tidak tanggung-tanggung para seniman berbagi ilmu dengan pengunjung. Seniman yang turut andil diantaranya Ipe Ma’aruf, Toto BS, Daniel Nugraha, dan sukarelawan-sukarelawan yang tergabung atas nama sketcher. Antusias pengunjung patut dihargai dengan mempamerkan hasil karyanya yang dipajang dipanel yang telah disediakan.

 

Sumber: Dok.pribadi

Melihat Pameran tersebut apa sih yang melatarbelakangi pagelaran yang bertajuk “Hasil Workshop KamiSketsa Galeri Nasional Indonesia”. ”Selain memamerkan karya pengunjung, disisi lain juga menumbuhkan kecintaan seseorang terhadap karyanya sendiri, masyarakat zaman sekarang ini kebanyakan cuman eksis doang dimedia sosial, cuman dokumentasi diri pribadi, kita mengadakan ini untuk memberantas itu, kalo bisa ikutan kenapa enggak dicoba, nikmatin karya sendiri kenapa harus nikmatin karya orang lain, mereka foto dengan karya mereka sendiri dan bisa nimbulin rasa cinta terhadap seni” Hal tersebut ditegaskan oleh Wahyu Suherman selaku panitia Pameran Kamis Sketsa. Pameran ini dijadikan wadah kepada masyarakat membentuk sifat yang lebih kreatif, bukan sekadar menghormati karya orang lain saja, namun juga lebih peka terhadap situasi yang ada di sekitar.

Panel yang disediakan untuk karya pengunjung

Situasi yang ada di sekitar menjadi penting karena peran seseorang dalam merespon kejadian yang ada ditengah-tengah masyarakat, dengan ini diharapkan oleh pihak penyelenggara pameran dapat menjadi proses belajar dan memberikan stimulan bagi masyarakat dalam menciptakan karya seni rupa khususnya sketsa. Pameran ini sendiri terdiri atas beberapa ruangan, yaitu ada ruang workshop, ruang yang terdiri dari tiga bagian, yang kesemuanya terdiri dari 100 karya sketsa yang terletak di Gedung B, dan ruang panel interaktif yang dijadikan ruang kosong untuk memamerkan karya-karya pengunjung. Panel yang disediakan akan terus bertambah seiring dengan bertambah pengunjung yang membuat karya seni rupa khususnya sketsa. Pameran ini akan berakhir pada 21 Desember 2017.

[Penulis: Gema Bayu Samudra]

Facebook
Facebook
Instagram