Ekstasi Emas

sumber : google.com

Judul Film : The Good, The Bad, and The Ugly

Durasi : 2 jam 41 menit

Sutradara : Sergio Leone

Pemain : Clint Eastwood , Lee Van Cleef, Eli Wallach

 

 

 

ViaductPress.com- The Good, The Bad, and the Ugly kisah petualangan yang indah dan kejam, sebuah film klasik yang wajib di tonton bagi para pencinta film. Film ini disutradarai oleh Sergio Leone dan dibintangi oleh Clint Eastwood, Lee Van Cleef, dan Eli Wallach. Di gurun pasir Amerika yang liar dan sepanas neraka, tiga juru tembak mencari sebuah harta karun emas. Mereka tidak akan membiarkan siapun, apapun bahkan Perang Sipil pun tak akan menghentikan mereka untuk menemukan harta karunnya. Clint Eastwood berperan sebagai The Man with No Name alias Blondie, The Good seorang pengembara dan juru tembak oportunis, Lee Van Cleef berperan sebagai Angel Eyes, The Bad seorang tentara bayaran tak kenal ampun yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa saja yang ia inginkan. Selain itu ada Eli Wallach berperan sebagai Tuco, The Ugly seorang perampok Meksiko yang ceroboh, serakah, dan bawel yang rela berbohong bahkan membunuh mangsanya untuk keuntungan sendiri.

The Good, The Bad and the Ugly terkenal dengan sinematografinya, landscape indah untuk di tonton dan close-up muka para aktor membuat beberapa adegan ikonis. Soundtrack film ini legendaris, salah satu soundtrack film ini dibuat oleh Ennio Morricone. Musik yang main di film ini membuat adegan-adegan menjadi tegang, serius, serta indah dan fantastik yang membuat kamu larut kedalam dunia filmnya. Lagu yang main di awal dan akhir film akan terekam dalam otak kalian. Akting film ini legendaris. Clint Eastwood memainkan karakternya sebagai seorang pengembara misterius dan pendiam, berbicara bila perlu, dan tidak ragu untuk membunuh. Lee Van Cleef memainkan Angel Eyes tidak seperti manusia biasa, tapi sebagai sebuah kekuatan yang menyingkirkan semua yang dihadapinya. Sopan dan sadis, Angel Eyes adalah salah satu tokoh penjahat paling hebat yang pernah dibuat. Eli Wallach memainkan Tuco sebagai sebuah badut berbahaya. Suatu saat, ia lucu dan bodoh. Di lain waktu ia bisa menjadi serius dan kejam.  Film ini juga terkenal sebagai salah satu film koboi yang paling realistik, menunjukkan kekejaman dan keserakahan manusia kepada sesama. Ini bukan film baik lawan jahat, tapi buruk lawan lebih buruk.

[Penulis : Dimitri Darek]

 

 

Facebook
Facebook
Instagram